this is not going better.
I never *feel* like this.
So pressure..
Yang gw mau cuma bisa eliminate kerjaan “bagian ini” dari hidup gw.
..
titik
karena ini semua ga membuat semuanya menjadi lebih baik.
this is not going better.
I never *feel* like this.
So pressure..
Yang gw mau cuma bisa eliminate kerjaan “bagian ini” dari hidup gw.
..
titik
karena ini semua ga membuat semuanya menjadi lebih baik.
What if you could eliminate fear and stress in your life?
How much happier would you be?
What if you were able to produce wealth seamlessly?
How much more would you be able to help others in need?
What if you could create a stronger attraction for love?
How much closer would you be with a loved one?
What if you could go anywhere brimming with confidence?
How would confidence impact the decisions you face?
Rasanya pengen teriak PEcaaT AJa Guwaaaaaaaahhhh!!
Senajis2nya keadaan ini.
DAmn ShiTT!!
Saat-saat yang membosankan itu datang lagi.
In fact, I feel so damn boring and cant stand anymore to face this kind of “shit”.
But what can I do?
I hate this situation.
Situation..
when I dont have any choice to choose.
yah seperti biasa….
tapi ini memburuk :*(
I dont know what to say..
this is like..
hm..
am I strong enough?
am I?
Nops.
But what can I say?
I can do nothing…
Tendency, Tense, Tensity, Tensely
Jadi kepikiran dengan film Quantum Leap and Back from the Future (Michael J. Fox).
Temen2 yang hidup di taun 80 an dan seusia aku pasti tau tentang “sinetron” bule era taun segitu…
ah andai..
Seandainya….
Kalo kita tengok kebelakang,
ada beberapa hal yang sangat2 aku sesali dan ingin rasanya aku “back from the future” in diriku sendiri.
Banyak hal yang ingin aku delete, hapus, atau revised.
Tapi mana mungkin?
Pagi ini,
tiba2 terlintas sesuatu,.
Atas nama kehidupan..
Atas nama yang kurasakan..
Sedekah termasuk amalan yang sangat mulia karena itu adalah salah satu perwujudan ibadah hablun min an nas (hubungan antar sesama manusia). Dengan sedekah kita dapat membantu sesama kita yang membutuhkan dan kekurangan.
Sedekah pun berbagai macam bentuknya. Tidak hanya berupa materi, tetapi non materipun yang sekiranya dapat membantu orang lain juga termasuk sedekah. Memberi nasehat kepada orang yang membutuhkan, bahkan senyum merupakan sedekah yang yang paling mudah. Tentunya harus diiringi dengan ke ihlasan dan lillahi.
Lalu siapakah yang harus diutamakan untuk menerima sedekah dari kita? Yang pertama adalah keluarga dekat. Misalnya saudara kandung dan orang tua. Kemudian saudara jauh, tetangga, kerabat dan barulah kepada orang lain.
Terkadang ada kesalahpahaman pemaknaan antara sedekah dan kewajiban. Bagi seorang laki-laki yang telah berumah tangga, kewajiban memberi nafkah adalah untuk anak dan istri. Sementara selain itu termasuk sedekah. Jika ada yang menganggap bahwa memberi nafkah terhadap orang tua atau saudara kandung adalah kewajiban, itu merupakan kewajiban moral, bukan kewajiban syar`i.
Kadang pula ada orang yang mengutamakan pemberian sedekah kepada orang lain daripada keluarganya sendiri. Padahal orang tuanya sendiri kurang mampu. Sedekah yang diberikan mungkin bermanfaat bagi yang menerima akan tetapi alangkah baiknya jika kita mengutamakan keluarga kita dulu, barulah orang lain.
Sepertinya hukum sedekah ini hampir sama dengan hukum dakwah. Dalam berdakwah juga sebaiknya mendahulukan dakwah kepada diri sendiri dan keluarga barulah orang lain. Tapi kenapa saat ini keadaan terbalik? para mubaligh lebih bangga jika dia terkenal di masyarakat luas, dan membiarkan keluarganya sendiri berbuat tidak baik? Allahu a`lam bi shawab….
Assalamualaikum wr.wb,
Dear Friends,
Adara dan Kukuh mengundang teman teman & kerabat untuk menghadiri acara Syukuran pernikahan kami yang akan dilaksanakan pada :
Hari / tanggal : Sabtu, 16 Agustus 2008
Waktu : pk.11.00 s/d 13.30 WIB
Tempat :
Aula Serba Guna Mesjid Jami A-Taqwa
Jl. Yaktapena Raya No. 43
Komp. Pertamina Pd. Ranji
Ciputat – Jakarta Selatan
Merupakan suatu kebahagiaan bagi kami atas kehadiran teman teman dalam acara ini.
Terima kasih.
Wassalamualaikum wr.wb,
Adara & Kukuh
Note : Mohon maaf bila undangan melalui Blog ini dirasa kurang berkenan.
Tanpa mengurangi rasa hormat, mohon postingan ini dapat dianggap sebagai undangan resmi kami.


Ups.
Bukan bermaksud ngeres, jorse atau apa loh :p
Cuma mau berbagi…hehehhehee..
Ga sengaja nemuin artikel ini di MP dan menurutku cukup bagus walaupun masih belum bisa diterapkan..
hihihihihiihhi
Btw, mengenai jenis kelamin ini, sempat jadi wacana ibu2 saat menjenguk mamaku yang melahirkan adikku yang bungsu.
Kebetulan kami berempat bersaudara ini selang seling.
Cowok, Cewek (aku), cowok dan cewek yang bungsu.
Jadi pas.
Makanya ibu2 pada nanya apa resepnya sama papaku..hehehehhee..
Anyway,
Apapun itu, memang yang diatas lah yang bisa menentukan jenis kelamin apa yang bakalan jadi calon penerus kita nanti.
But, worthed to try kan?
ga ada salah nya..
Cara mendapatkan Bayi Laki-laki atau Perempuan
Laki-laki perermpuan sama saja. Kata-kata itu sering kita dengar dari pasangan yang sedang menunggu datangnya buah hati. Tapi kadang-kadang dalam hati mereka, ada keinginan yang tak bisa disangkal bahwa mereka punya harapan agar anak yang lahir perempuan atau laki-laki. Bisakah anak yang lahir kita rancang sebagai laki-laki atau perempuan? –Insya Alloh– Bisa!
Usaha pertama yang harus dilakukan, tentu saja berdoa dan memintanya langsung pada Sang Pembuat Hidup. Cara lainnya, ikhtiar-ikhtiar yang halal bisa dan boleh kita lakukan.
Setiap kali ejakulasi, laki-laki normal mengeluarkan sperma 2 sampai 5 semprotan. Dalam durasi tersebut, sperma yang dihasilkan sekitar 2 sampai 5 cc. Sperma yang normal tiap cc mengandung 60 – 200 juta spermatozoa. Jadi setiap seorang laki-laki mengalami ejakulasi, 120 sampai 1 milyar sperma telah dikeluarkan dari tubuhnya.
Seperti yang kita tahu, dalam sperma terdapat dua gen. Androsperma yang juga disebut gen Y dan Gynosperma yang bisa kita sebut sebagai gen X. Gen Y adalah gen yang memungkinkan kita seorang ibu mengandung anak perempuan, sedangkan gen X adalah sebaliknya. Jika suami dan istri sama-sama dominan gen X nya maka kemungkinan besar, keduanya akan mempunyai anak perempuan. Tapi jika sang ayah dominan gen Y dan sang ibu gen X maka kemungkinan besar anak yang dilahirkan adalah laki-laki. Meskipun demikian, hal itu adalah hitung-hitungan logika yang tak pernah mengalahkan keajaiban alam dan kekuasaan Tuhan.
Cara menghitung masa ovulasi atau puncak masa subur seorang perempuan:
Diketahui tanggal awal masa bersihnya seorang perempuan setiap bulan, misalnya setiap tanggal 05.
Diketahui tanggal akhir masa bersihnya seorang perempuan setiap bulan, misalnya setiap tanggal 27.
Rumus: ((tanggal setiap bulannya) – (tanggal setiap bulannya))/2 = n;
kemudian n + tanggal awal masa bersih dari seorang perempuan = masa ovulasi atau puncak masa suburnya seorang perempuan
penerapan:
(27 – 05)/2 = 11; 05 + 11 = 16 – setiap hari ke 16 dari sejak awal bersihnya seorang perempuan adalah puncak masa subur dari seorang perempuan atau masa ovulasi
Ciri-ciri spermatozoa :
Androsperma, membawa gen Y:
- Bergerak lebih lambat.
- Lebih mampu bertahan hidup lebih lama (berumur rata-rata kira-kira 2 sampai 3 hari).
- Lebih tahan dalam ‘suasana’ asam.
- Tidak tahan dalam ‘suasana’ basa.
- Memiliki Berat Jenis (BJ) lebih ringan.
Gynosperma, membawa gen X:
- Bergerak lebih gesit.
- Hidup lebih singkat (berumur rata-rata kira-kira hanya 1 hari saja)
- Tidak tahan dalam ‘suasana’ asam.
- Lebih tahan dalam ‘suasana’ basa.
- Memiliki Berat Jenis (BJ) lebih berat.
Jika Ingin Anak Laki-laki.
Jika Anda adalah pasangan yang ingin menginginkan bayi laki-laki, ada tips-tips dari hasil sebuah penelitian yang bisa Anda lakukan.
Pertama, sebaiknya Anda melakukan hubungan intim pada saat atau sehari sebelum ovulasi. Ovulasi adalah saat terlepasnya sel telur dari indung telur dalam rahim perempuan.
Cara berikutnya adalah membasahi vagina dengan satu liter air yang terlebih dahulu telah dicampur dengan 2 (dua) sendok soda kue. Selain itu mengkonsumsi seafood dan daging juga sangat membantu dalam proses ini.
Dan yang paling penting dari rangkaian usaha di atas adalah, sang suami harus mengeluarkan sperma sedekat mungkin dengan mulut rahim. Hal ini diharapkan mempercepat Gynosperma melakukan perjalanannya membuahi sel telur.
Jika Ingin Anak Perempuan.
Jika Anda adalah pasangan yang menginginkan anak perempuan, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan.
Pertama tengok jadwal hubungan intim Anda. Lakukan hubungan intim 2 hari sampai 3 hari sebelum masa ovulasi.
Langkah selanjutnya, sebelum berhubungan badan, sang istri bisa membasuh vagina dengan satu liter air yang dicampur dengan satu sendok air cuka. Larutan ini tidak membahayakan. Larutan asam dalam air cuka bermanfaat untuk melumpuhkan Androsperma yang berperan besar membentuk gen laki-laki.
Selain itu sebaiknya sang calon ayah mengeluarkan sperma tidak seperti cara di atas, melainkan agak mengambil jarak dengan mulut rahim. Cara ini memungkinkan untuk mendapatkan bayi perempuan.
Mengkomsumsi makanan yang mengandung asam seperti yoghurt, buah dengan rasa asam, sayur segar dan kacang-kacangan juga membantu proses.
Tapi sekali lagi jangan lupa, manusia berusaha Allaah jua yang punya rencana.
Mengapa Cinta dan Waktu sangat berhubungan?
“Because only Time is capable of understanding how valuable Love is.”